BOYOLALI — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali kembali
menunjukkan hasil positif dari program pembinaan kemandirian melalui kegiatan
panen terong yang dibudidayakan di lahan pertanian Rutan Boyolali, Senin
(24/8/2026).
Kegiatan panen tersebut diikuti oleh petugas Pembinaan
Kemandirian, peserta Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), serta
warga binaan yang terlibat dalam proses budidaya tanaman. Panen dilakukan
sebagai bagian dari pemanfaatan lahan pertanian sekaligus sarana pembinaan
keterampilan bagi warga binaan.
Terong yang dipanen merupakan hasil perawatan dan
pemeliharaan yang dilakukan secara bersama dalam rangkaian kegiatan pembinaan
kemandirian. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan tidak hanya mendapatkan
pengalaman dalam bidang pertanian, tetapi juga dilatih untuk memiliki
keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat.
Setelah dipanen, terong tersebut selanjutnya dibawa ke dapur
Rutan Boyolali untuk diolah menjadi bahan makanan. Hasil panen dimanfaatkan
sebagai salah satu menu makanan bagi warga binaan.
Pemanfaatan hasil pertanian untuk kebutuhan dapur rutan
menjadi salah satu upaya untuk mengoptimalkan hasil pembinaan kemandirian.
Selain menghasilkan komoditas pertanian, kegiatan tersebut juga memberikan
manfaat secara langsung dalam mendukung kebutuhan pangan warga binaan.
Rutan Boyolali terus mendorong pengembangan berbagai
kegiatan produktif melalui program pembinaan kemandirian. Diharapkan,
keterlibatan warga binaan dalam kegiatan pertanian dapat meningkatkan
keterampilan, kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat untuk menjalani
kehidupan yang lebih produktif setelah menyelesaikan masa pidana. (sg)
