BOYOLALI – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali terus
melakukan pemantauan terhadap program ketahanan pangan melalui budidaya melon
hidroponik. Pemantauan dilakukan di Green House Melon Hidroponik Rutan Boyolali
dengan melibatkan warga binaan yang didampingi petugas, Sabtu (5/9).
Dalam kegiatan tersebut, warga binaan melakukan pengecekan
kondisi air nutrisi yang digunakan dalam sistem hidroponik. Hasil pemeriksaan
menunjukkan tingkat pH air berada pada angka 6,5, sedangkan kadar nutrisi
tercatat sebesar 300 PPM.
Selain memastikan kualitas air dan nutrisi, warga binaan
bersama petugas juga melakukan pengecekan terhadap 124 bibit melon yang saat
ini dalam proses budidaya. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi
tanaman tetap terpantau dan memperoleh kebutuhan nutrisi secara optimal.
Kegiatan kontrol ini menjadi bagian dari upaya Rutan
Boyolali dalam mengembangkan keterampilan warga binaan melalui kegiatan
pembinaan kemandirian, khususnya di bidang pertanian modern.
Melalui budidaya hidroponik, warga binaan tidak hanya
mendapatkan pengalaman praktik dalam mengelola tanaman, tetapi juga dibekali
pengetahuan mengenai perawatan, pengelolaan nutrisi, serta pemantauan
pertumbuhan tanaman.
Rutan Boyolali berkomitmen untuk terus mengembangkan program
ketahanan pangan sekaligus menjadikan kegiatan pertanian sebagai sarana
pembinaan yang produktif bagi warga binaan. Diharapkan keterampilan yang
diperoleh selama mengikuti program dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk
kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. (sg)
