Notification

×

Iklan

Iklan

Rutan Boyolali Panen 19 Kilogram Bawang Merah, Wujud Pembinaan Kemandirian

Senin, 07 September 2026 | September 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-08T06:59:52Z

 


BOYOLALI – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali kembali memanen hasil program pembinaan kemandirian warga binaan. Kali ini, sebanyak 19 kilogram bawang merah berhasil dipanen dari lahan pertanian bawang merah Rutan Boyolali, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan panen dilakukan oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Boyolali, Zenda Sakti Putra, bersama petugas pengelola pembinaan kemandirian, tim Maganghub bidang pertanian dan perkebunan, serta warga binaan.

Panen tersebut menjadi bagian dari upaya Rutan Boyolali dalam mengembangkan keterampilan warga binaan melalui kegiatan pertanian sekaligus mengoptimalkan lahan yang tersedia agar memiliki nilai produktif.

Zenda mengatakan, hasil panen bawang merah kali ini tidak seluruhnya akan langsung dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Sebagian besar hasil panen direncanakan untuk diprioritaskan sebagai bibit pada masa tanam berikutnya.

"Sebagian besar hasil panen ini akan kami prioritaskan sebagai bibit. Harapannya, pada periode tanam berikutnya hasil produksi bawang merah dapat meningkat dan pengelolaan pertanian bisa terus dikembangkan," ujar Zenda.

Sementara itu, sebagian hasil panen lainnya akan didistribusikan kepada pengelola Bahan Makanan (Bama) Rutan Boyolali untuk dimanfaatkan sebagai bagian dari kebutuhan pangan warga binaan.

Pengembangan budidaya bawang merah ini diharapkan tidak hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga memberikan pengalaman dan keterampilan praktis bagi warga binaan sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat.

Melalui program pembinaan kemandirian yang dilakukan secara berkelanjutan, Rutan Boyolali terus mendorong warga binaan untuk menghasilkan karya dan produk yang memiliki manfaat, sekaligus membangun semangat kemandirian sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial. (sg)


×
Berita Terbaru Update