Notification

×

Iklan

Iklan

Rutan Boyolali Tingkatkan Kesiapsiagaan melalui Pelatihan Mitigasi Bencana Kebakaran

Kamis, 10 September 2026 | September 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-11T06:57:44Z

  


BOYOLALI – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali meningkatkan kesiapsiagaan jajaran dalam menghadapi potensi bencana kebakaran melalui pelatihan mitigasi bencana, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh petugas Rutan Boyolali bersama peserta Maganghub Kemnaker dan mahasiswa magang Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Kepala Rutan Boyolali bersama jajaran pejabat struktural turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Pelatihan tidak hanya diberikan dalam bentuk teori, tetapi juga melalui praktik langsung penanganan awal kebakaran. Para peserta dibekali keterampilan memadamkan api menggunakan metode manual dengan kain basah, serta menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Dalam praktiknya, peserta diarahkan untuk memahami cara menghadapi api secara tepat dan aman, mulai dari mengenali sumber api, menentukan metode pemadaman yang sesuai, hingga menggunakan APAR dengan benar. Praktik tersebut diharapkan dapat membangun keberanian sekaligus meningkatkan ketenangan peserta ketika menghadapi situasi darurat.

Karutan Boyolali menegaskan bahwa kemampuan melakukan penanganan awal terhadap kebakaran merupakan bagian penting dari kesiapsiagaan di lingkungan Rutan.

“Pelatihan ini penting agar seluruh jajaran tidak hanya mengetahui secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langkah-langkah penanganan ketika terjadi kebakaran. Yang paling utama adalah tetap tenang, bertindak cepat, tepat, dan mengutamakan keselamatan,” ujar Karutan Boyolali.

Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak yang berada di lingkungan Rutan. Karena itu, keterlibatan peserta Maganghub Kemnaker dan mahasiswa magang UKSW dalam pelatihan menjadi bagian dari upaya membangun budaya sadar keselamatan bersama.

Melalui kegiatan tersebut, Rutan Boyolali berharap seluruh peserta memiliki pemahaman dan keterampilan dasar dalam menghadapi potensi kebakaran. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Rutan Boyolali dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan tanggap terhadap keadaan. (sg)


×
Berita Terbaru Update