BOYOLALI (03/09) – Hasil pembinaan kemandirian di bidang pertanian
di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali tidak hanya menjadi bentuk
keterampilan bagi warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi warga
binaan lainnya.
Rutan Boyolali berhasil memanen semangka hasil budidaya
warga binaan sebanyak 92 kilogram. Panen tersebut dilakukan dari lahan
pertanian yang dikelola sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.
Menariknya, sebagian hasil panen semangka tersebut tidak
hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan program, tetapi juga dibagikan kepada warga
binaan untuk dikonsumsi sebagai menu pendamping makanan.
Pemanfaatan hasil panen tersebut menjadi salah satu bentuk
nyata dari pelaksanaan pembinaan kemandirian yang memberikan manfaat langsung
bagi warga binaan. Selain memperoleh keterampilan dalam bercocok tanam, hasil
dari kegiatan tersebut juga dapat dirasakan bersama oleh warga binaan lainnya.
Program pertanian di Rutan Boyolali diharapkan terus
berkembang sehingga mampu menghasilkan berbagai komoditas pangan sekaligus
menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk memiliki keterampilan yang
dapat bermanfaat setelah menyelesaikan masa pidana.
Melalui kegiatan tersebut, pembinaan kemandirian tidak
sekadar berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menanamkan nilai
kebersamaan, tanggung jawab, dan kebermanfaatan bagi sesama warga binaan. (sg)
