BOYOLALI – Warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali terus mengembangkan kegiatan pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian. Salah satunya dilakukan dengan membudidayakan tanaman kubis di lahan pertanian Rutan Boyolali, Minggu (13/9).
Kegiatan budidaya tersebut dilakukan oleh warga binaan dengan didampingi petugas Pembinaan Kemandirian. Pendampingan diberikan mulai dari proses perawatan tanaman hingga pemantauan kondisi pertumbuhan kubis.
Budidaya tanaman kubis menjadi bagian dari upaya Rutan Boyolali dalam memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan. Melalui kegiatan pertanian, warga binaan tidak hanya mengisi waktu dengan aktivitas produktif, tetapi juga memperoleh pengalaman dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.
Petugas Pembinaan Kemandirian secara rutin memberikan arahan mengenai tata cara perawatan tanaman, termasuk pemeliharaan dan pemantauan pertumbuhan agar tanaman dapat berkembang secara optimal.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Rutan Boyolali dalam memperkuat program pembinaan kemandirian berbasis produktivitas dan keterampilan. Diharapkan, hasil dari pembinaan ini dapat mendukung proses reintegrasi sosial serta meningkatkan kemandirian warga binaan.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Rutan Boyolali terus mendorong warga binaan untuk memiliki keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal dalam menjalani kehidupan setelah selesai menjalani masa pidana. (sg)
