Boyolali – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali terus mengintensifkan kegiatan pembinaan keagamaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Bertempat di Masjid Baitul Muta’alim Rutan Boyolali, Selasa (04/10), kegiatan keagamaan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Boyolali.
Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan moral warga binaan selama menjalani masa pidana. Melalui pendekatan keagamaan, diharapkan para warga binaan dapat memperbaiki diri, menumbuhkan rasa tobat, serta menyiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan kepribadian yang lebih baik.
Petugas dari Kemenag Kabupaten Boyolali memberikan tausiah dan bimbingan rohani yang dikemas secara interaktif agar mudah dipahami oleh warga binaan. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya keimanan, keikhlasan dalam menjalani ujian hidup, serta ajakan untuk memperbanyak ibadah dan introspeksi diri.
Kepala Rutan Boyolali melaui Kasubsi Pelayanan Tahanan, Akbar Febri Handrian, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemenag dalam mendukung program pembinaan kepribadian.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membantu proses pembinaan mental dan spiritual warga binaan. Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Dengan pembinaan rohani yang berkesinambungan, Rutan Boyolali berharap warga binaan dapat semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan memiliki semangat baru untuk memperbaiki diri menuju kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti. (kp)