BOYOLALI - Rutan Kelas IIB Boyolali pada Selasa (25/11)
menerima kunjungan dari Rutan Salatiga dalam rangka studi tiru pengembangan
melon hidroponik, salah satu program pembinaan kemandirian yang menjadi
unggulan di Rutan Boyolali. Kegiatan berlangsung di area green house melon
hidroponik yang dikelola langsung oleh warga binaan di bawah bimbingan petugas
Rutan Boyolali.
Kepala Rutan Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto, bersama
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan dan Kasubsi Pelayanan Tahanan, mendampingi
rombongan dari Rutan Salatiga yang dipimpin oleh Karutan Salatiga, Anton Adi
Ristanto, beserta jajaran. Rombongan disambut dengan penjelasan terkait latar
belakang pengembangan program, mulai dari konsep awal penerapan sistem
hidroponik, proses pembelajaran warga binaan, hingga keberhasilan panen yang
kini mampu menghasilkan komoditas melon berkualitas.
Dalam kegiatan tersebut, petugas pengelola greenhouse Rutan
Boyolali memaparkan sejumlah tahapan teknis, seperti pemilihan varietas melon,
metode perawatan harian, pengaturan nutrisi, sistem irigasi, serta pengendalian
hama dalam lingkungan green house.
Karutan Salatiga, Anton Adi Ristanto, mengapresiasi inovasi
yang dikembangkan Rutan Boyolali. Menurutnya, model pengelolaan budidaya
hidroponik ini dapat menjadi inspirasi bagi UPT-nya untuk meningkatkan kualitas
pembinaan berbasis keterampilan dan produktivitas.
Pihak Rutan Boyolali berharap studi tiru ini dapat
memperkuat sinergi antar-unit pemasyarakatan sekaligus mendorong inovasi
pembinaan kemandirian yang berkelanjutan, sehingga warga binaan dapat
memperoleh bekal keterampilan nyata yang bermanfaat setelah kembali ke
masyarakat. (ht)
