NUSAKAMBANGAN — Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB
Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto, menghadiri kegiatan Penandatanganan Pakta
Integritas yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal
Pemasyarakatan Jawa Tengah, Kamis (5/2). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula
Wismasari, Nusakambangan, dan diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis
(UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Tengah.
Kegiatan penandatanganan pakta integritas diawali dengan
penandatanganan dokumen oleh para Kepala UPT Pemasyarakatan sebagai bentuk
pernyataan komitmen dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara
profesional, transparan, dan berintegritas. Selanjutnya, pakta integritas
tersebut secara resmi ditandatangani oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat
Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, sebagai simbol penguatan
komitmen bersama seluruh jajaran pemasyarakatan di wilayah Jawa Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pusat Pengembangan dan
Penilaian Kompetensi, Pujo Harinto, yang hadir memberikan arahan, menegaskan
pentingnya pembangunan dan penguatan integritas bagi seluruh petugas
pemasyarakatan. Ia menyampaikan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam
pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, serta
berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
“Integritas bukan hanya sekadar komitmen di atas kertas,
namun harus diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan kinerja sehari-hari oleh
seluruh insan pemasyarakatan,” tegas Pujo Harinto dalam sambutannya.
Prosesi penandatanganan pakta integritas ini menjadi
momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama seluruh jajaran
pemasyarakatan di Jawa Tengah dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran,
disiplin, tanggung jawab, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan
nepotisme (KKN). Kegiatan kemudian ditutup secara resmi dengan harapan komitmen
yang telah ditandatangani dapat diimplementasikan secara konsisten dalam
pelaksanaan tugas di masing-masing satuan kerja. (sg)
