Boyolali — Menutup rangkaian pembinaan kepribadian sepanjang
tahun 2025, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara Kelas IIB
Boyolali menggelar kegiatan khataman Al-Qur’an sebagai bentuk refleksi
spiritual di penghujung tahun. Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Baitul
Muta’alim Rutan Boyolali, Selasa (30/12).
Khataman Al-Qur’an ini dilaksanakan sebagai wujud rasa
syukur sekaligus sarana perenungan diri dalam menyongsong tahun yang baru.
Kegiatan tersebut diikuti oleh WBP muslim dan menjadi khataman ketiga yang
diselenggarakan Rutan Boyolali sepanjang tahun 2025 sebagai bagian dari program
pembinaan keagamaan berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan disaksikan dan didampingi langsung oleh
Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Akbar Febri Handrian, bersama jajaran staf.
Pendampingan dilakukan guna memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, serta
berlangsung dengan penuh kekhusyukan.
Akbar Febri Handrian menegaskan bahwa kegiatan keagamaan
memiliki peran strategis dalam pembinaan kepribadian WBP. Melalui khataman
Al-Qur’an, WBP diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus
menjadikan momentum akhir tahun sebagai ajang introspeksi untuk memperbaiki
diri ke arah yang lebih baik.
Kegiatan khataman Al-Qur’an berlangsung dengan tertib dan
penuh kekhidmatan. Hal ini mencerminkan komitmen Rutan Boyolali dalam
menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan, khususnya di bidang
keagamaan, sebagai bekal bagi WBP dalam proses reintegrasi sosial di masa
mendatang. (sg)
