BOYOLALI — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali kembali
menggelar kegiatan pembinaan kesehatan melalui senam hipertensi bagi Warga
Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (19/01). Kegiatan ini dilaksanakan di Klinik
Pratama Rutan Boyolali sebagai upaya menjaga dan mengontrol tekanan darah warga
binaan.
Senam hipertensi diikuti oleh warga binaan, baik pria maupun
wanita, yang memiliki riwayat maupun berpotensi mengalami tekanan darah tinggi.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kesehatan rutin yang
dilaksanakan Rutan Boyolali setiap pekan.
Sebelum mengikuti senam, para warga binaan terlebih dahulu
menjalani pemeriksaan tekanan darah oleh petugas kesehatan. Setelah dinyatakan
layak mengikuti aktivitas fisik, mereka kemudian mengikuti senam bersama para
peserta Maganghub Kemnaker Batch II yang turut mendampingi jalannya kegiatan.
Salah seorang warga binaan mengaku senang dapat mengikuti
kegiatan tersebut karena merasa terbantu untuk tetap berolahraga secara aman
sesuai kondisi kesehatannya. “Kegiatannya ringan tapi bermanfaat, jadi kami
tetap bisa bergerak tanpa khawatir,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Boyolali berharap dapat
meningkatkan kesadaran warga binaan akan pentingnya menjaga kesehatan,
khususnya bagi penderita hipertensi, serta mendorong penerapan pola hidup sehat
selama menjalani masa pembinaan. (sg)

