Boyolali – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali menunjukkan kreativitasnya dengan menciptakan berbagai kerajinan tangan dari bahan bekas. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Latihan Kerja Rutan Boyolali pada Selasa (10/03).
Dalam kegiatan pembinaan kemandirian tersebut, para WBP didampingi langsung oleh petugas pembinaan kemandirian. Pendampingan dilakukan untuk memberikan arahan serta meningkatkan keterampilan para WBP dalam mengolah bahan bekas menjadi produk bernilai guna.
Berbagai kerajinan tangan berhasil dibuat oleh para WBP, di antaranya miniatur hewan dan kendaraan yang memiliki tingkat detail cukup tinggi. Beberapa karya yang dihasilkan meliputi miniatur kadal, kepala rusa, sepeda motor, hingga kapal layar. Seluruh kerajinan tersebut dibuat dari bahan bekas yang kemudian dirangkai dan dibentuk dengan kreativitas tinggi.
Selain menjadi sarana untuk menyalurkan kreativitas, kegiatan ini juga bertujuan membekali para WBP dengan keterampilan yang bermanfaat. Diharapkan keterampilan tersebut dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat nantinya.
Program pembinaan kemandirian di Rutan Boyolali sendiri terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya pembinaan yang tidak hanya berfokus pada pembentukan sikap, tetapi juga peningkatan kemampuan dan keterampilan para warga binaan. Melalui kegiatan ini, WBP diharapkan dapat tetap produktif serta memiliki peluang untuk mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaan.