Boyolali — Sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah
Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali menuntaskan khataman Al-Qur’an pada Jumat
(19/03), bertepatan dengan penghujung bulan suci Ramadhan 1447H. Kegiatan
berlangsung khidmat di Masjid Baitul Muta’allim Rutan Boyolali dan menjadi
puncak dari rangkaian pembinaan keagamaan selama satu bulan penuh.
Khataman tersebut menandai keberhasilan program tadarus
Al-Qur’an yang secara konsisten diikuti para WBP sejak awal Ramadhan. Dengan
komitmen dan kedisiplinan, para peserta mampu menyelesaikan bacaan Al-Qur’an
secara menyeluruh dalam kurun waktu satu bulan.
Sejak hari pertama Ramadan, kegiatan tadarus dilaksanakan
rutin setiap pagi dan sore. Para WBP mengikuti pembacaan secara bergiliran
dalam kelompok-kelompok kecil, dengan pendampingan petugas serta pembina
keagamaan. Pola pembinaan ini tidak hanya menekankan pada capaian target
khataman, tetapi juga pada pemahaman serta penghayatan nilai-nilai Al-Qur’an.
Suasana haru dan penuh kekhusyukan mewarnai prosesi
khataman. Para WBP tampak antusias dan bersyukur atas pencapaian yang diraih.
Bagi sebagian dari mereka, momen ini menjadi pengalaman spiritual yang bermakna
selama menjalani masa pembinaan.
Pihak Rutan Boyolali menyampaikan bahwa kegiatan ini
merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian, khususnya di bidang
keagamaan, yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter yang lebih baik
serta menumbuhkan kesadaran untuk menjalani kehidupan yang lebih positif.
Dengan berakhirnya rangkaian tadarus Ramadhan, semangat
membaca Al-Qur’an dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan diharapkan tetap
terjaga. Rutan Boyolali berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan
yang berkelanjutan guna mendukung proses reintegrasi sosial para WBP ke tengah
masyarakat.
