Notification

×

Iklan

Iklan

Rutan Boyolali Gelar Razia dan Tes Urine, Perkuat Komitmen Zero Halinar pada HBP ke-62

Senin, 06 April 2026 | April 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-07T03:11:20Z



Boyolali — Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali melaksanakan kegiatan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berintegritas.

Kegiatan dilaksanakan melalui razia atau penggeledahan kamar hunian secara menyeluruh yang dirangkaikan dengan tes urine bagi petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta dukungan terhadap pelaksanaan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Razia dilakukan di seluruh kamar hunian, baik blok pria maupun wanita, guna memastikan tidak adanya barang terlarang maupun potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Sementara itu, tes urine dilaksanakan secara acak sebagai bentuk deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan rutan.

Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Rutan Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto, bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Kepala Sub Seksi Pengelolaan, serta seluruh jajaran staf. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan sinergi dengan aparat dari Polres Boyolali, Kodim Boyolali, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surakarta.

Dalam pelaksanaan razia, Karutan Boyolali turut memberikan pengarahan singkat kepada para warga binaan. Ia menegaskan pentingnya menjaga ketertiban serta menjauhi segala bentuk pelanggaran, khususnya terkait penggunaan handphone ilegal, pungutan liar, dan penyalahgunaan narkoba.

Dari hasil kegiatan tersebut, tidak ditemukan barang-barang terlarang maupun indikasi gangguan keamanan dan ketertiban. Selain itu, seluruh hasil tes urine baik dari petugas maupun warga binaan dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

Melalui kegiatan ini, Rutan Boyolali kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Zero Halinar, yakni bebas dari handphone, pungli, dan narkoba, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari berbagai bentuk penyimpangan.

×
Berita Terbaru Update