Notification

×

Iklan

Iklan

Rutan Boyolali Panen Maggot Hasil Budidaya Warga Binaan, Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 30 Agustus 2026 | Agustus 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-31T04:28:49Z

 


BOYOLALI — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali kembali menunjukkan hasil dari program pembinaan kemandirian melalui kegiatan panen maggot yang dilaksanakan di kandang peternakan maggot Rutan Boyolali, Senin (31/8/2026).

Kegiatan panen dilakukan oleh petugas Pembinaan Kemandirian bersama tim Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan warga binaan. Panen dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan sekaligus pemanfaatan hasil budidaya maggot yang selama ini dikembangkan di lingkungan Rutan Boyolali.

Maggot hasil panen selanjutnya akan dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif pakan ternak. Pemanfaatan tersebut menjadi bagian dari upaya Rutan Boyolali dalam mengembangkan sistem ketahanan pangan yang terintegrasi dengan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Selain digunakan untuk kebutuhan pakan ternak di lingkungan rutan, sebagian hasil panen maggot juga direncanakan untuk dipasarkan kepada masyarakat umum. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi sekaligus menjadi sarana bagi warga binaan untuk memperoleh pengalaman dalam mengelola kegiatan budidaya yang memiliki potensi usaha.

Petugas Pembinaan Kemandirian Rutan Boyolali mengatakan budidaya maggot tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi warga binaan untuk mengenal proses budidaya, pemeliharaan, hingga pemanfaatan hasilnya.

Program tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga mampu mendukung kebutuhan pakan ternak sekaligus membuka peluang usaha yang dapat dilanjutkan warga binaan setelah menyelesaikan masa pidananya.

Melalui pembinaan kemandirian yang berkelanjutan, Rutan Boyolali berkomitmen memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih produktif. (sg)


×
Berita Terbaru Update