BOYOLALI — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali kembali
menunjukkan hasil dari program pembinaan kemandirian melalui kegiatan panen
maggot yang dilaksanakan di kandang peternakan maggot Rutan Boyolali, Senin
(31/8/2026).
Kegiatan panen dilakukan oleh petugas Pembinaan Kemandirian
bersama tim Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan warga binaan.
Panen dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan sekaligus pemanfaatan hasil
budidaya maggot yang selama ini dikembangkan di lingkungan Rutan Boyolali.
Maggot hasil panen selanjutnya akan dimanfaatkan sebagai
salah satu alternatif pakan ternak. Pemanfaatan tersebut menjadi bagian dari
upaya Rutan Boyolali dalam mengembangkan sistem ketahanan pangan yang
terintegrasi dengan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Selain digunakan untuk kebutuhan pakan ternak di lingkungan
rutan, sebagian hasil panen maggot juga direncanakan untuk dipasarkan kepada
masyarakat umum. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi
sekaligus menjadi sarana bagi warga binaan untuk memperoleh pengalaman dalam
mengelola kegiatan budidaya yang memiliki potensi usaha.
Petugas Pembinaan Kemandirian Rutan Boyolali mengatakan
budidaya maggot tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi
media pembelajaran bagi warga binaan untuk mengenal proses budidaya,
pemeliharaan, hingga pemanfaatan hasilnya.
Program tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan
sehingga mampu mendukung kebutuhan pakan ternak sekaligus membuka peluang usaha
yang dapat dilanjutkan warga binaan setelah menyelesaikan masa pidananya.
Melalui pembinaan kemandirian yang berkelanjutan, Rutan
Boyolali berkomitmen memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan
sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat dan menjalani kehidupan yang
lebih produktif. (sg)
