Notification

×

Iklan

Iklan

Warga Binaan Rutan Boyolali Lakukan Perawatan Budidaya Maggot untuk Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 26 Agustus 2026 | Agustus 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-27T02:42:27Z

 


BOYOLALI — Warga binaan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali melakukan perawatan budidaya maggot di area kandang budidaya maggot Rutan Boyolali, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus mendukung pengembangan sistem ketahanan pangan di lingkungan Rutan Boyolali.

Kegiatan perawatan didampingi oleh petugas Pembinaan Kemandirian dan tim Maganghub pada bagian peternakan. Mereka melakukan pemantauan terhadap perkembangan maggot yang saat ini mulai menunjukkan hasil dari proses budidaya.

Sejumlah lalat Black Soldier Fly (BSF) yang dikembangkan dalam proses budidaya telah berkembang biak dan menghasilkan maggot dalam jumlah yang semakin banyak. Maggot tersebut selanjutnya dimanfaatkan sebagai sumber pakan organik untuk mendukung kebutuhan pakan berbagai jenis ternak yang dibudidayakan di Rutan Boyolali.

Maggot hasil budidaya dimanfaatkan sebagai pakan alternatif bagi ikan nila dan patin, serta ayam dan entok. Pemanfaatan tersebut menjadi bagian dari konsep pembinaan kemandirian yang mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan pengelolaan limbah organik.

Petugas Pembinaan Kemandirian Rutan Boyolali melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan perkembangan maggot tetap optimal. Selain menghasilkan sumber pakan alternatif, budidaya maggot juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan praktis yang dapat dikembangkan setelah kembali ke masyarakat.

Kepala Rutan Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto, mengatakan budidaya maggot merupakan salah satu bentuk inovasi dalam pengembangan pembinaan kemandirian yang memiliki manfaat langsung terhadap program ketahanan pangan.

“Budidaya maggot ini tidak hanya memberikan keterampilan kepada warga binaan, tetapi juga menghasilkan sumber pakan organik yang dapat dimanfaatkan untuk ternak dan ikan. Dengan demikian, satu kegiatan dapat mendukung kegiatan pembinaan lainnya,” ujar Ervans.

Ia menambahkan, pengembangan budidaya maggot diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi berbagai program pembinaan kemandirian di Rutan Boyolali.

Melalui kegiatan tersebut, Rutan Boyolali terus mendorong warga binaan untuk memiliki keterampilan produktif dan pengalaman kerja yang dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.


×
Berita Terbaru Update