BOYOLALI – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali memanen
perdana tanaman kol hasil budidaya di lahan pertanian Rutan Boyolali, Rabu
(7/10). Dalam panen perdana tersebut, sebanyak 125 kilogram kol berhasil
dipanen dengan kualitas yang baik.
Panen dilakukan oleh Kepala Subsi Pelayanan Tahanan Rutan
Boyolali, Zenda Sakti Putra, bersama staf pembinaan kemandirian, tim Maganghub
Kementerian Ketenagakerjaan, serta warga binaan.
Hasil panen selanjutnya dimanfaatkan untuk mendukung
kebutuhan pangan sekaligus menjadi bagian dari pengembangan produktivitas lahan
pertanian Rutan Boyolali. Dari total 125 kilogram kol yang dipanen, sekitar 100
kilogram disetorkan kepada tengkulak lokal, sedangkan 25 kilogram kepada vendor
bama untuk dimanfaatkan sebagai kebutuhan bahan makanan (Bama) bagi warga
binaan.
Zenda mengatakan, panen perdana tersebut menjadi salah satu
bentuk pemanfaatan lahan pertanian Rutan Boyolali melalui program pembinaan
kemandirian bagi warga binaan.
"Panen perdana ini menunjukkan bahwa hasil pembinaan
kemandirian dapat memberikan manfaat nyata. Selain dipasarkan, sebagian hasil
panen juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan warga
binaan," ujar Zenda.
Ia menambahkan, tanaman kol yang berada di lahan pertanian
Rutan Boyolali masih tersedia dan sebagian di antaranya siap untuk dipanen pada
tahap berikutnya.
Melalui kegiatan tersebut, Rutan Boyolali terus mendorong
keterlibatan warga binaan dalam kegiatan pertanian produktif. Selain memberikan
keterampilan, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pemanfaatan lahan secara
optimal serta memperkuat program ketahanan pangan di lingkungan Rutan Boyolali. (sg)
.jpeg)