Notification

×

Iklan

Iklan

Karutan Boyolali Terima Audiensi Rektor UM PKU Surakarta, Tindak Lanjut Sinergi Kemenimipas dan Muhammadiyah

Rabu, 26 Agustus 2026 | Agustus 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-26T07:17:06Z

 


BOYOLALI — Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto, menerima audiensi Rektor Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta (UM PKU Surakarta), Weni Hastuti, S.Kep., M.Kes., Ph.D., bersama tim di Ruang Rapat Rutan Boyolali, Rabu (26/8/2026).

Audiensi tersebut merupakan tindak lanjut nota kesepahaman antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang sinergi tugas dan fungsi Kemenimipas dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pertemuan membahas peluang dan bentuk tindak lanjut kerja sama yang dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.

Kedatangan Rektor UM PKU Surakarta bersama tim disambut langsung oleh Karutan Boyolali Ervans Bahrudhin Mulyanto. Turut hadir Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Zenda Sakti Putra dan Kepala Subseksi Pengelolaan Kumroji.

Ervans menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Rektor UM PKU Surakarta beserta tim ke Rutan Boyolali. Menurutnya, audiensi tersebut menjadi momentum untuk membuka ruang kolaborasi antara pemasyarakatan dan perguruan tinggi, khususnya dalam mendukung pelaksanaan pembinaan bagi warga binaan.

"Terima kasih kepada Ibu Rektor beserta tim UM PKU Surakarta yang telah berkunjung ke Rutan Boyolali. Kami menyambut baik audiensi ini sebagai langkah awal untuk menindaklanjuti nota kesepahaman antara Kemenimipas dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam bentuk kerja sama yang lebih konkret di tingkat satuan kerja," ujar Ervans.

Ia menilai keterlibatan perguruan tinggi dalam penyelenggaraan pemasyarakatan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembinaan warga binaan.

"Perguruan tinggi memiliki sumber daya dan kompetensi yang dapat mendukung berbagai program pembinaan. Karena itu, kami terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang nantinya dapat memberikan manfaat langsung bagi warga binaan, baik dalam bidang pendidikan, peningkatan keterampilan, maupun aspek pembinaan lainnya," katanya.

Usai audiensi, Karutan Boyolali juga mengajak Rektor UM PKU Surakarta beserta tim untuk melihat secara langsung situasi dan kondisi lingkungan Rutan Boyolali. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi rombongan untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan pelayanan dan pembinaan yang berjalan di dalam rutan.

Beberapa fasilitas yang ditinjau di antaranya klinik Rutan Boyolali serta area pembinaan kemandirian, termasuk lahan pertanian yang dimanfaatkan sebagai sarana pembekalan keterampilan bagi warga binaan.

Pertemuan dan kunjungan lapangan tersebut berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif. Kedua pihak berharap komunikasi yang telah terjalin dapat ditindaklanjuti melalui program kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.

Melalui sinergi dengan perguruan tinggi, Rutan Boyolali berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan yang adaptif dan bermanfaat, sehingga warga binaan memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. (sg)


×
Berita Terbaru Update